6 Penyebab Umum Bayi Mengalami Sakit Perut dan Rewel

Bayi saya sangat rewel, menangis dan benar-benar kelihatan ia tidak nyaman, apakah memang bayi saya sakit perut?Bagaimana saya bisa tahu apa yang terjadi dan apakah benar bayi saya sakit perut dan memerlukan perawatan khusus? Bayi yang sakit perut terkadang sangat susah untuk di ketahui, tapi rewel yang berlebih adalah petunjuk yang jelas. Coba perhatikan ketika bayi Anda tampaknya tidak nyaman sesaat setelah menyusu atau minum asi?

Penyebab Umum Bayi Mengalami Sakit Perut

Serta apakah ada gejala lain seperti demam, muntah atau bahkan diare. Gunakan informasi tersebut untuk mengetahui apa sebenarnya yang sakit dan membuat si kecil sangat tidak nyaman, jika perlu hubungi dokter Anda jika memang benar-benar tidak bisa Anda atasi dengan cepat.

Hal-hal apa saja yang menyebabkan sakit perut pada bayi dan anak?

Kondisi di bawah ini adalah penyebab paling umum bayi sakit perut Anda wajib mengetahui dan membaca dengan seksama terutama bagi Ibu baru.

Anda mungkin bisa menyimpulkan bayi Anda sakit perut dan memutuskan membeli obat untuknya, tetapi keputusan menghubungi Dokter akan lebih baik untuk bayi Anda.

1 . Sakit perut bayi di sebabkan karena kolik
Kolik adalah penjelasan klasik untuk sakit perut dan gejala bayi iritasi atau infeksi lainnya. Apa sebenarnya kolik? Jika bayi Anda berusia di bawah 5 bulan dan menangis berlebihan dan tak terkendali selama lebih dari tiga jam berturut-turut atau lebih dari seminggu untuk setidaknya tiga minggu dan tidak ada penjelasan medis yang bisa menyimpulkannya, kemungkinan bayi Anda kolik .

Sayangnya tidak ada obat untuk kolik . Namun orang tua dan dokter memiliki banyak saran untuk mencoba untuk menenangkan bayi Anda dari kondisi ini. Untuk mengetahui keterangan lengkapnya silahkan merujuk ke artikel kolik bayi dan untuk mengatasinya silahkan membaca juga cara mengatasi kolik pada bayi.

2 . Bayi sakit perut karena gastroesophageal reflux
Kebanyakan gumoh yang berlebihan atau bahkan muntah setelah menyusui. Jika bayi Anda sering gumoh dan muntah setelah menyusu itu disebut gastroesophageal reflux atau mungkin hanya refluks. Kebanyakan bayi yang menderita sakit perut ini umurnya lebih dari 1 tahun.

3 . Bayi sakit perut karena gastroenteritis atau di sebut flu perut

Apakah bayi Anda muntah atau bahkan diare? Jika demikian mungkin bayi Anda menderita sakit karena gastroenteritis atau juga dikenal sebagai flu perut. Ini adalah penyakit kedua yang paling umum di negara maju, setelah infeksi saluran pernapasan atas pada bayi.

Gastroenteritis bayi juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri yang berpotensi lebih serius, seperti Salmonella, Shigella, Staphylococcus, Campylobacter, atau E. coli. Dan juga disebabkan oleh parasit seperti giardia. Gejala bayi Anda mungkin ringan atau berat dan dapat berlangsung selama beberapa jam atau hari dan tergantung pada penyebabnya.

Karena gastroenteritis bayi bisa di sebabkan karena virus, Anda tidak dapat mengobatinya dengan antibiotik untuk bayi. Jika menyebabkan bayi muntah atau bahkan diare bersama dengan demam dan kehilangan nafsu makan, hal tersebut dapat dengan cepat dapat menyebabkan dehidrasi, Anda harus mewaspainya.

Sangat penting pada bayi sakit perut karena gastroenteritis untuk memastikan bahwa bayi Anda tidak kekurangan cairan dari susu formula atau ASI. Bicarakan dengan dokter bayi Anda. Dokter mungkin menyarankan memberikan bayi Anda sedikit larutan elektrolit untuk menggantikan cairan, mineral dan garam.

4 . Bayi sakit perut karena alergi susu

Jika bayi Anda ada alergi susu, sistem kekebalan tubuh bayi Anda merespons protein yang ditemukan dalam susu formula. Sakit perut pada bayi karena alergi susu paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak .

Gejala sakit perut karena alergi susu meliputi muntah, diare, dan gejala alergi susu. Dalam kasus yang parah alergi susu, bayi bisa mengalami reaksi yang mengancam jiwa yang disebut syok anafilaksis .

5. Bayi sakit perut karena sembelit dan perubahan dalam diet

Karena sebagian besar bayi mulai makan makanan padat ketika berumur antara 4 dan 6 bulan, ini adalah waktu bayi untuk sakit perut yang di sebabkan dengan makanan. Misalnya bayi sakit perut karena baru saja konsumsi kacang polong yang dapat meneybabkan bayi Anda masuk Angin selama beberapa hari, tapi ini biasanya hanya penyesuaian sementara, nantinya bayi Anda tidak masalah makan kacang polong.

Masalah perut yang paling umum pada bayi yang baru mulai makan makanan padat adalah sembelit bayi. Bayi yang sembelit didefinisikan bayi Anda tidak membuang air besar selama dua sampai tiga hari dan kemudian membuang air besar dengan kondisi tinja keras kecil. Jika ini adalah masalah untuk bayi Anda dan harus segera di obati. Setelah beberapa minggu, sistem pencernaan akan menyesuaikan diri dengan perubahan dalam diet dan bayi Anda akan mulai memiliki gerakan usus yang teratur dan lebih baik lagi.

Jika bayi Anda baru makan makanan padat, Anda dapat membantu dengan memberinya makan makanan yang menghasilkan tinja yang lebih longgar (seperti aprikot, pir, plum dan kacang polong) menambahkan makanan bayi yang dapat menyebabkan buang air besar si kecil lebih lancar ( seperti pisang, apel dan saus apel, wortel beras dan labu ). Pastikan bayi Anda untuk minum lebih banyak cairan juga dapat membantu mengatas bayi sakit perut karena sembelit.

Selain itu olahraga atau membiasakan bayi Anda dengan beberapa aktifitas ringan akan membantu menyambuhkan sakit perut bayi karena sembelit dengan lebih mudah.

6. Sakit perut bayi karena penyumbatan usus
Tanda umum sakit perut bayi karena pentumbatan usus yaitu bayi menggeliat kesakitan, kakinya meronta dan menangis keras dan hal tersebut terulang kali. Gejala-gejala ini meningkat dalam intensitas dan frekuensi dan bayi Anda akan muntah.

Gejala-gejala ini mungkin menandakan intususepsi, penyumbatan usus yang paling sering terjadi pada bayi yang berusia 5 bulan sampai 2 tahun. Sakit perut karena penumbatan usus ini tidak sering terjadi, tetapi bisa mengancam kehidupan jadi Waspadalah, sehingga segera hubungi dokter bayi Anda adalah pilihan terbaik, atau segera membawa bayi Anda kerumah sakit.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *